Permission System merupakan komponen inti dalam mekanisme kontrol akses yang menentukan batasan tindakan pengguna dalam sistem.
Melalui permission, sistem dapat mengatur secara spesifik:
Permission memungkinkan kontrol akses secara detail hingga level aksi, seperti create, read, update, dan delete, sehingga memberikan fleksibilitas tinggi dalam pengelolaan user.
Permission system digunakan untuk:
Permission umumnya dibagi ke dalam beberapa jenis aksi:
Setiap modul dalam sistem dapat memiliki kombinasi permission yang berbeda.
Sistem menerapkan aturan berikut dalam pengelolaan permission:
Permission lebih tinggi dari UI — jika suatu aksi tidak diizinkan, sistem tetap akan menolak meskipun UI dimanipulasi.
Sebelum mengatur permission:
Setelah permission diubah:
Untuk implementasi yang optimal: