For AI agents: a documentation index is available at the root level at /llms.txt and /llms-full.txt. Append /llms.txt to any URL for a page-level index, or .md for the markdown version of any page.
Dashboard
DocsDashboardAPI ReferenceFAQ
DocsDashboardAPI ReferenceFAQ
  • Getting Started
    • Overview
    • Authentication
  • Monitoring & Data
    • Status Device
    • Detail Pemantauan
    • Realtime & Stream Data
    • Compare Device
    • Warning Detection
  • Device
    • Edit Device
    • Tag Device
    • Edit Sensor
    • Dataset Kalibrasi
  • Configuration
    • Kalibrasi Sensor
    • Konfigurasi Level Status
    • Log Integration (Push-Based)
  • Access Control
      • Create Role
      • Edit Role
      • Permission System
      • Delete Role
Dashboard
LogoLogo
On this page
  • Overview
  • Tujuan dan Use Case
  • Konsep Permission
  • Behavior Sistem
  • Prasyarat
  • Langkah Pengaturan Permission
  • Dampak Perubahan Permission
  • Best Practice
  • Note
Access ControlPeran Pengguna

Permission System

||View as Markdown|
Was this page helpful?
Edit this page
Previous

Edit Role

Next

Delete Role

Built with

Overview

Permission System merupakan komponen inti dalam mekanisme kontrol akses yang menentukan batasan tindakan pengguna dalam sistem.
Melalui permission, sistem dapat mengatur secara spesifik:

  • Apa yang dapat dilihat oleh pengguna
  • Apa yang dapat dilakukan oleh pengguna
Granular Access Control

Permission memungkinkan kontrol akses secara detail hingga level aksi, seperti create, read, update, dan delete, sehingga memberikan fleksibilitas tinggi dalam pengelolaan user.


Tujuan dan Use Case

Permission system digunakan untuk:

  • Membatasi akses fitur berdasarkan tanggung jawab
  • Mencegah tindakan yang tidak diizinkan
  • Mengamankan data sensitif
  • Mendukung implementasi Role-Based Access Control (RBAC)

Konsep Permission

Permission umumnya dibagi ke dalam beberapa jenis aksi:

  • View (Read) → melihat data atau halaman
  • Create → menambahkan data baru
  • Update → mengubah data yang sudah ada
  • Delete → menghapus data

Setiap modul dalam sistem dapat memiliki kombinasi permission yang berbeda.


Behavior Sistem

Sistem menerapkan aturan berikut dalam pengelolaan permission:

  • Permission berlaku untuk semua user dalam role tersebut
  • Perubahan permission bersifat real-time
  • Berlaku di seluruh modul dashboard (global enforcement)
  • Permission bekerja di level backend, bukan hanya tampilan UI

Permission lebih tinggi dari UI — jika suatu aksi tidak diizinkan, sistem tetap akan menolak meskipun UI dimanipulasi.


Prasyarat

Sebelum mengatur permission:

  • Role sudah dibuat
  • Anda memiliki akses untuk mengelola role
  • Struktur modul dan fitur sudah dipahami

Langkah Pengaturan Permission

1

Masuk Menu

Buka Instansi → Peran Pengguna

2

Pilih Role

Cari dan pilih role yang ingin dikonfigurasi

3

Buka Permission

Klik opsi Hak Akses untuk membuka konfigurasi permission

4

Checklist Akses

Pilih permission yang diizinkan sesuai kebutuhan (View, Create, Update, Delete)

5

Simpan

Klik tombol Simpan untuk menerapkan perubahan


Dampak Perubahan Permission

Setelah permission diubah:

  • Akses user akan langsung menyesuaikan
  • Menu atau fitur tertentu bisa muncul atau hilang
  • Aksi tertentu bisa diaktifkan atau dinonaktifkan
  • Tidak memerlukan login ulang

Best Practice

Untuk implementasi yang optimal:

  • Terapkan prinsip least privilege (akses seminimal mungkin)
  • Hindari memberikan semua permission ke semua role
  • Gunakan role berbeda untuk fungsi berbeda
  • Lakukan audit permission secara berkala
  • Dokumentasikan konfigurasi penting

Note

  • Permission adalah fondasi utama keamanan sistem
  • Perubahan kecil dapat berdampak besar terhadap operasional
  • Disarankan untuk melakukan pengujian setelah perubahan permission