Fitur Assign Role digunakan untuk mengubah peran (role) pengguna dalam sistem secara langsung.
Setiap role memiliki kumpulan permission yang berbeda, sehingga perubahan role akan berdampak langsung pada akses dan tindakan yang dapat dilakukan oleh pengguna tersebut.
Role adalah representasi kumpulan permission yang telah dikelompokkan berdasarkan fungsi atau tanggung jawab tertentu dalam sistem.
Dengan menggunakan role, pengelolaan akses menjadi lebih terstruktur, konsisten, dan mudah dikontrol.
Assign role biasanya digunakan dalam beberapa kondisi berikut:
Sistem memiliki mekanisme yang bersifat deterministik saat proses assign role dilakukan:
Perubahan role dapat langsung mengubah akses pengguna terhadap fitur penting, termasuk akses ke data sensitif atau konfigurasi sistem.
Pastikan perubahan dilakukan oleh pihak yang berwenang.
Sebelum melakukan assign role, pastikan:
Gunakan fitur pencarian atau filter untuk menemukan pengguna yang ingin diubah rolenya.
Filter dapat berupa nama, email, atau status pengguna.
Setelah role diubah, berikut dampak yang terjadi:
Untuk menjaga keamanan dan konsistensi sistem: